Kajian ilmiah ini dilakukan oleh: Darryl See, M.D. Director, Bioassay Laboratory
Institute of Longevity Medicine
Dua puluh pasien,terdiri dari 12 pria dan 8 wanita, yang dipilih untuk dilakukannya kajian ini. Usia rata-rata para pasien adalah 49,3. Tahun
Semua penderita kanker ini masing-masing sudah dalam kondisi stadium 3 atau 4.
Para pasien pada dasarnya sudah dianjurkan untuk melakukan pengobatan di rumah masing-masing oleh dokter onkologi nya dikarenakan sudah dalam kondisi yang parah.
Harapan hidup rata-rata para penderita kanker ini adalah 3,7 bulan.
Metodenya adalah dengan memberikan setiap pasien 9 kapsul Transfer factor Plus per hari .
Para pasien juga diberi sejumlah nutrisi umum lainnya.
Setelah delapan bulan, 16 dari para penderita kanker ini masih hidup dan dalam proses penyembuhan yang semakin membaik dan stabil.
Baseline untuk fungsi sel pembunuh alami adalah 6.4. Dalam waktu 4 minggu rata-rata fungsi sel NK (Natural Killer Cell) telah meningkat menjadi 25,7 dan dalam 6 bulan meningkat menjadi 27,6. Hal ini berarti terjadinya kenaikan 400% fungsi NK Cell. Ini adalah studi yang berkelanjutan.
Penelitian berikut ini dilakukan di Institute of Longevity. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
meneliti efek sinergis komponen Transfer Factor Plus ™. Setiap komponen diuji secara terpisah lalu kemudian diuji secara keseluruhan.
Hasil dari komponen campuran meningkatkan Fungsi sel NK lebih daripada jumlah total semua bahan yang diuji secara terpisah.
Studi ini menunjukkan bahwa kecerdasan yang terdapat dalam Transfer Factor ™ mempunyai efek meningkatkan efektivitas nutrisi lainnya.
[ Read More ]
Institute of Longevity Medicine
Dua puluh pasien,terdiri dari 12 pria dan 8 wanita, yang dipilih untuk dilakukannya kajian ini. Usia rata-rata para pasien adalah 49,3. Tahun
Semua penderita kanker ini masing-masing sudah dalam kondisi stadium 3 atau 4.
Para pasien pada dasarnya sudah dianjurkan untuk melakukan pengobatan di rumah masing-masing oleh dokter onkologi nya dikarenakan sudah dalam kondisi yang parah.
Harapan hidup rata-rata para penderita kanker ini adalah 3,7 bulan.
Metodenya adalah dengan memberikan setiap pasien 9 kapsul Transfer factor Plus per hari .
Para pasien juga diberi sejumlah nutrisi umum lainnya.
Setelah delapan bulan, 16 dari para penderita kanker ini masih hidup dan dalam proses penyembuhan yang semakin membaik dan stabil.
Baseline untuk fungsi sel pembunuh alami adalah 6.4. Dalam waktu 4 minggu rata-rata fungsi sel NK (Natural Killer Cell) telah meningkat menjadi 25,7 dan dalam 6 bulan meningkat menjadi 27,6. Hal ini berarti terjadinya kenaikan 400% fungsi NK Cell. Ini adalah studi yang berkelanjutan.
Penelitian berikut ini dilakukan di Institute of Longevity. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
meneliti efek sinergis komponen Transfer Factor Plus ™. Setiap komponen diuji secara terpisah lalu kemudian diuji secara keseluruhan.
Hasil dari komponen campuran meningkatkan Fungsi sel NK lebih daripada jumlah total semua bahan yang diuji secara terpisah.
Studi ini menunjukkan bahwa kecerdasan yang terdapat dalam Transfer Factor ™ mempunyai efek meningkatkan efektivitas nutrisi lainnya.
Kecanggihan dunia kedokteran dewasa ini tidak diragukan lagi karena ditunjang dengan teknologi modern yang memampukan diagnosa berbagai macam penyakit dan pengobatan tubuh. demikian juga jumlah rumah sakit yang berkwalitas dan dokter ahli semakin hebat dan banyak, namun mengapa justru "orang sehat menjadi mahluk yang sangat langka ?"
Mari kita renungkan mengapa wabah penyakit seperti demam berdarah, flu burung, TBC & Hepatitis semakin berkembang, padahal dunia farmasi semakin hebat, jenis obat-obatan baru untuk melawan penyakit semakin banyak ditemukan dan penelitian semakin banyak dilakukan. Mengapa semua ini seolah tidak berdaya dalam melakukan pencegahan penyakit.
Masyarakat modern dewasa ini mempunyai paradigma bahwa sehat itu identik dengan "makan obat & dokter". Sekecil apapun penyakit yang menyerang tubuh selalu ditekan dengan berbagai macam obat-obatan. Paradigma ini justru membuat pertahanan tubuh menjadi mandul.
Kita lebih memilih tubuh kita menjadi medan "pertempuran antara obat-obatan dan agen-agen penyakit", yang justru meninggalkan efek samping dan masalah kesehatan baru. Sistem kekebalan tubuh menjadi lemah sehingga tidak mampu untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Tidak heran belakangan ini banyak timbulnya kasus penyakit degeneratif seperti kanker dan infeksi seperti HIV/AIDS yang sebelumnya tidak banyak dikenali menjadi lebih ganas.
Sebenarnya kita banyak melupakan obat yang paling hebat yang diberikan oleh Sang pencipta di dalam tubuh kita yang sudah ada pada tubuh manusia sejak manusia dibentuk dalam rahim ibunya, yaitu "IMMUNE SYSTEM", sebuah sistem pertahanan tubuh yang super canggih, yang virus HIV sekalipun tidak akan dengan mudah bisa masuk dan berkembang dalam tubuh yang sistem immunitasnya sangat baik.
Sudah saatnya kita semua tersadar untuk mengembalikan fungsi sistem kekebalan tubuh kita sebagai "obat yang ajaib" dalam penyembuhan dan benteng pertahanan kesehatan tubuh kita.Dengan mengkonsumsi Transfer Factor mengembalikan "Keajaiban" Sistem Imun tubuh kita bekerja seperti seharusnya.
Transfer Factor adalah produk yang mencerdaskan, meningkatkan serta menyeimbangkan sistem kekebalan tubuh kita yang paling kuat, paling ampuh dan paling efektif yang diakui didunia ilmu pengetahuan abad ini.
[ Read More ]
Mari kita renungkan mengapa wabah penyakit seperti demam berdarah, flu burung, TBC & Hepatitis semakin berkembang, padahal dunia farmasi semakin hebat, jenis obat-obatan baru untuk melawan penyakit semakin banyak ditemukan dan penelitian semakin banyak dilakukan. Mengapa semua ini seolah tidak berdaya dalam melakukan pencegahan penyakit.
Masyarakat modern dewasa ini mempunyai paradigma bahwa sehat itu identik dengan "makan obat & dokter". Sekecil apapun penyakit yang menyerang tubuh selalu ditekan dengan berbagai macam obat-obatan. Paradigma ini justru membuat pertahanan tubuh menjadi mandul.
Kita lebih memilih tubuh kita menjadi medan "pertempuran antara obat-obatan dan agen-agen penyakit", yang justru meninggalkan efek samping dan masalah kesehatan baru. Sistem kekebalan tubuh menjadi lemah sehingga tidak mampu untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Tidak heran belakangan ini banyak timbulnya kasus penyakit degeneratif seperti kanker dan infeksi seperti HIV/AIDS yang sebelumnya tidak banyak dikenali menjadi lebih ganas.
Sebenarnya kita banyak melupakan obat yang paling hebat yang diberikan oleh Sang pencipta di dalam tubuh kita yang sudah ada pada tubuh manusia sejak manusia dibentuk dalam rahim ibunya, yaitu "IMMUNE SYSTEM", sebuah sistem pertahanan tubuh yang super canggih, yang virus HIV sekalipun tidak akan dengan mudah bisa masuk dan berkembang dalam tubuh yang sistem immunitasnya sangat baik.
Sudah saatnya kita semua tersadar untuk mengembalikan fungsi sistem kekebalan tubuh kita sebagai "obat yang ajaib" dalam penyembuhan dan benteng pertahanan kesehatan tubuh kita.Dengan mengkonsumsi Transfer Factor mengembalikan "Keajaiban" Sistem Imun tubuh kita bekerja seperti seharusnya.
Transfer Factor adalah produk yang mencerdaskan, meningkatkan serta menyeimbangkan sistem kekebalan tubuh kita yang paling kuat, paling ampuh dan paling efektif yang diakui didunia ilmu pengetahuan abad ini.
Apakah Anda sedang mengalami masalah kesehatan sama seperti yang sedang dihadapi di seluruh dunia?
Autoimmun, adalah suatu kondisi di mana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan dan organ tubuh sendiri yang merupakan penyebab utama penyakit kronis yang serius.
Seseorang yang tampaknya sehat bisa menderita karena terlalu banyak bekerja dan lemahnya sistem kekebalan tubuh. Kita semua menghadapi masalah kesehatan dikarenakan stres daripada sebelumnya karena meningkatnya polusi dan tantangan lainnya yang mengancam sistem kekebalan tubuh kita.
Jutaan orang di seluruh dunia menderita sedikitnya satu dari lebih dari 80 penyakit yang dikenal sebagai autoimun antara lain: Lupus, Diabetes, Scleroderma, Multiple Sclerosis, , hepatitis kronis, Rheumatoid Arthritis, Alergi, Asma, sakit parah dan banyak lagi.
Lebih dari satu juta orang meninggal karena penyakit jantung koroner setiap tahunnya.
Kanker adalah penyebab kematian,nomor 2 yang merenggut nyawa lebih dari satu juta jiwa per tahun.
Pertanyaannya: Mengapa beberapa orang menderita penyakit ini sementara yang lainnya tidak?
Jawabannya terkait erat dengan keefektifan dari sistem kekebalan tubuhnya. Profesional medis menemukan bahwa sistem kekebalan tubuh terhubung ke hampir setiap aspek dari tubuh dan pikiran Anda.
Merujuk pada ratusan laporan medis, yang menyatakan mayoritas populasi penduduk menderita karena rendahnya tingkat efisiensi kekebalan tubuh. Ini berarti bahwa dalam banyak kasus manfaat dari fungsi sel pembunuh alami (NK Cell) dalam tubuh tidak beroperasi secara optimal.
Sebuah studi yang dilakukan oleh Satamo Study Group di Jepang menunjukkan bahwa orang yang tinggi aktivitas sel NK nya cenderung beresiko rendah terserang kanker daripada seseorang yang aktivitasi sel NK nya rendah.
sistem kekebalan tubuh sangat mempengaruhi setiap bagian dari tubuh. Bahkan tingkat energi Anda dan seberapa sehat di usia Anda saat ini terhubung ke sistem kekebalan tubuh Anda.
"Orang-orang mengalami hasil peningkatan system imun yang luar biasa dengan Transfer Factor"
Para ilmuwan dari Harvard University dan Columbia University mengejutkan dunia cardiology ketika mereka mengungkapkan dalam edisi terbaru Scientific American bahwa sebenarnya penyakit jantung disebabkan kurang berfungsinya system kekebalan tubuh.
Selama beberapa dekade, kardiolog percaya bahwa penyakit jantung disebabkan penumpukan kolestrol di dalam saluran arteri.
Sekarang diketahui bahwa penyakit jantung disebabkan oleh reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi dan kolesterol di dalam lapisan arteri.
Orang sehat Berubah Menjadi Penderita Jantung Dan Kanker
Penemuan bahwa penyakit jantung bersumber dari sistem kekebalan tubuh, menjelaskan mengapa penyakit jantung terus meningkat walaupun telah dilakukan olahraga yang cukup dan telah melakukan diet rendah lemak.
Diperkirakan bahwa 66 juta orang menderita semacam kondisi kardiovaskular.
Penyebab penyakit jantung yang baru baru ini ditemukan merupakan target dari Transfer Factor.
SARS, Penyakit Sapi Gila, Flu Burung ... Penyakit Baru Mengancam Sistem Kekebalan Tubuh
Manfaat dari mendidik dan menyeimbangkan sistem kekebalan tubuh bukanlah hal yang dibesar-besarkan. Transfer Faktor berfungsi lebih dari mendidik dan memberi kemampuan regulasi yang super terhadap sistem kekebalan tubuh. Transfer Faktor merupakan langkah baru dalam dunia ilmu pengetahuan. Dimana Nutrisi lainnya tidak dapat melakukan apa yang dapat dilakukan Transfer Factor.
[ Read More ]
Autoimmun, adalah suatu kondisi di mana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan dan organ tubuh sendiri yang merupakan penyebab utama penyakit kronis yang serius.
Seseorang yang tampaknya sehat bisa menderita karena terlalu banyak bekerja dan lemahnya sistem kekebalan tubuh. Kita semua menghadapi masalah kesehatan dikarenakan stres daripada sebelumnya karena meningkatnya polusi dan tantangan lainnya yang mengancam sistem kekebalan tubuh kita.
Jutaan orang di seluruh dunia menderita sedikitnya satu dari lebih dari 80 penyakit yang dikenal sebagai autoimun antara lain: Lupus, Diabetes, Scleroderma, Multiple Sclerosis, , hepatitis kronis, Rheumatoid Arthritis, Alergi, Asma, sakit parah dan banyak lagi.
Lebih dari satu juta orang meninggal karena penyakit jantung koroner setiap tahunnya.
Kanker adalah penyebab kematian,nomor 2 yang merenggut nyawa lebih dari satu juta jiwa per tahun.
Pertanyaannya: Mengapa beberapa orang menderita penyakit ini sementara yang lainnya tidak?
Jawabannya terkait erat dengan keefektifan dari sistem kekebalan tubuhnya. Profesional medis menemukan bahwa sistem kekebalan tubuh terhubung ke hampir setiap aspek dari tubuh dan pikiran Anda.
Merujuk pada ratusan laporan medis, yang menyatakan mayoritas populasi penduduk menderita karena rendahnya tingkat efisiensi kekebalan tubuh. Ini berarti bahwa dalam banyak kasus manfaat dari fungsi sel pembunuh alami (NK Cell) dalam tubuh tidak beroperasi secara optimal.
Sebuah studi yang dilakukan oleh Satamo Study Group di Jepang menunjukkan bahwa orang yang tinggi aktivitas sel NK nya cenderung beresiko rendah terserang kanker daripada seseorang yang aktivitasi sel NK nya rendah.
sistem kekebalan tubuh sangat mempengaruhi setiap bagian dari tubuh. Bahkan tingkat energi Anda dan seberapa sehat di usia Anda saat ini terhubung ke sistem kekebalan tubuh Anda.
"Orang-orang mengalami hasil peningkatan system imun yang luar biasa dengan Transfer Factor"
Para ilmuwan dari Harvard University dan Columbia University mengejutkan dunia cardiology ketika mereka mengungkapkan dalam edisi terbaru Scientific American bahwa sebenarnya penyakit jantung disebabkan kurang berfungsinya system kekebalan tubuh.
Selama beberapa dekade, kardiolog percaya bahwa penyakit jantung disebabkan penumpukan kolestrol di dalam saluran arteri.
Sekarang diketahui bahwa penyakit jantung disebabkan oleh reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi dan kolesterol di dalam lapisan arteri.
Orang sehat Berubah Menjadi Penderita Jantung Dan Kanker
Penemuan bahwa penyakit jantung bersumber dari sistem kekebalan tubuh, menjelaskan mengapa penyakit jantung terus meningkat walaupun telah dilakukan olahraga yang cukup dan telah melakukan diet rendah lemak.
Diperkirakan bahwa 66 juta orang menderita semacam kondisi kardiovaskular.
Penyebab penyakit jantung yang baru baru ini ditemukan merupakan target dari Transfer Factor.
SARS, Penyakit Sapi Gila, Flu Burung ... Penyakit Baru Mengancam Sistem Kekebalan Tubuh
Manfaat dari mendidik dan menyeimbangkan sistem kekebalan tubuh bukanlah hal yang dibesar-besarkan. Transfer Faktor berfungsi lebih dari mendidik dan memberi kemampuan regulasi yang super terhadap sistem kekebalan tubuh. Transfer Faktor merupakan langkah baru dalam dunia ilmu pengetahuan. Dimana Nutrisi lainnya tidak dapat melakukan apa yang dapat dilakukan Transfer Factor.
Formula yang dikembangkan oleh peneliti di 4Life Research telah disetujui oleh dokter-dokter dan ahli sistem daya tahan tubuh terkemuka di dunia dan terdaftar pada Physicians Desk Reference (PDR)
Para ahli telah berpaling ke PDR® untuk obat-obat resep selama lebih dari 55 tahun! Saat ini, PDR dianggap sebagai referensi obat resep standar dan dapat ditemukan di setiap kantor para ahli, rumah sakit, dan apotek di Amerika.
Transfer Factor muncul di majalah Total Health pada tahun 2006. Berikut kutipannya..."Tidak peduli berapa banyak uang yang diinvestasikan untuk melindungi kita dari serangan flu avian atau epidemi lainnya, sistem imun adalah pertahanan pertama dan terakhir kita. Nilainya tak terkira, karea tanpa daya tahan tubuh, kita akan menghadapi infeksi, penyakit, kelemahan, dan kematian.
Beruntung, penelitian ilmiah terus mengungkap kaitan menjanjikan antara molekul transfer factor dan respon optimal".
4Life® Transfer Factor™ Sekarang Disetujui Oleh Kementerian Kesehatan Rusia untuk digunakan di setiap Rumah Sakit dan Klinik!
Suplemen Diet Pertama yang pernah Disetujui untuk Digunakan oleh para Dokter dan Rumah Sakit di Rusia.
SANDY, UT (1 Oktober, 2004) - Dalam sebuah pernyataan dalam sejarah jaringan pemasaran, 4Life hari ini mengumumkan bahwa produk 4Life Transfer Factor sebagai pengubah sistem daya tahan tubuh telah disetujui penggunaanya di semua rumah sakit dan klinik di Federasi Rusia.
Hasil dari 10 percobaan klinikal yang dilakukan secara terpisah dan dua eksperimen mengenai produk 4Life Transfer Factor digabungkan dalam Dokumen Metodologis yang disetujui oleh Menteri Kesehatan, yang sekarang memungkinkan para dokter untuk merekomendasikan produk 4Life Transfer Factor Classic dan 4Life Transfer Factor Plus® pada pasien.
Suplemen Diet Pertama yang Disetujui Penggunaannya oleh para Dokter dan Rumah Sakit di Rusia
Mengomentari pencapaian yang luar biasa ini, David Lisonbee, CEO dari 4Life menyatakan, “Sepengetahuan saya, ini pertama kalinya dalam sejarah industri, sebuah suplemen diet disetujui penggunaanya di rumah sakit-rumah sakit di Rusia.
Kementerian Kesehatan Rusia adalah sejajar dengan Food and Drug Administration di Amerika. Para dokter dan ilmuwan dari Rusia telah bekerja bersama para ilmuwan dari 4Life selama beberapa tahun untuk sampai pada pencapaian ini. Persetujuan ini menciptakan peranan baru dari suplemen diet dalam sistem kesehatan di Rusia.
Respon Luar Biasa dari Akademi Ilmuwan Medis Rusia
Di sektor penelitian yang lain dari 4Life Transfer Factor, Dr. Kisielevsky dari Akademi Ilmuwan Medis Rusia menyatakan, “Sampel 4Life [Transfer Factor Advanced Formula] mengaktivasi pembunuh natural aktivitas sel lebih dari obat Interleukin-2 (IL2) yang sebelumnya kami gunakan sebagai standar” Penemuan ini telah menarik perhatian dari International Scientific and Technical Center (ISTC) di Rusia.
[ Read More ]
Para ahli telah berpaling ke PDR® untuk obat-obat resep selama lebih dari 55 tahun! Saat ini, PDR dianggap sebagai referensi obat resep standar dan dapat ditemukan di setiap kantor para ahli, rumah sakit, dan apotek di Amerika.
Transfer Factor muncul di majalah Total Health pada tahun 2006. Berikut kutipannya..."Tidak peduli berapa banyak uang yang diinvestasikan untuk melindungi kita dari serangan flu avian atau epidemi lainnya, sistem imun adalah pertahanan pertama dan terakhir kita. Nilainya tak terkira, karea tanpa daya tahan tubuh, kita akan menghadapi infeksi, penyakit, kelemahan, dan kematian.
Beruntung, penelitian ilmiah terus mengungkap kaitan menjanjikan antara molekul transfer factor dan respon optimal".
4Life® Transfer Factor™ Sekarang Disetujui Oleh Kementerian Kesehatan Rusia untuk digunakan di setiap Rumah Sakit dan Klinik!
Suplemen Diet Pertama yang pernah Disetujui untuk Digunakan oleh para Dokter dan Rumah Sakit di Rusia.
SANDY, UT (1 Oktober, 2004) - Dalam sebuah pernyataan dalam sejarah jaringan pemasaran, 4Life hari ini mengumumkan bahwa produk 4Life Transfer Factor sebagai pengubah sistem daya tahan tubuh telah disetujui penggunaanya di semua rumah sakit dan klinik di Federasi Rusia.
Hasil dari 10 percobaan klinikal yang dilakukan secara terpisah dan dua eksperimen mengenai produk 4Life Transfer Factor digabungkan dalam Dokumen Metodologis yang disetujui oleh Menteri Kesehatan, yang sekarang memungkinkan para dokter untuk merekomendasikan produk 4Life Transfer Factor Classic dan 4Life Transfer Factor Plus® pada pasien.
Suplemen Diet Pertama yang Disetujui Penggunaannya oleh para Dokter dan Rumah Sakit di Rusia
Mengomentari pencapaian yang luar biasa ini, David Lisonbee, CEO dari 4Life menyatakan, “Sepengetahuan saya, ini pertama kalinya dalam sejarah industri, sebuah suplemen diet disetujui penggunaanya di rumah sakit-rumah sakit di Rusia.
Kementerian Kesehatan Rusia adalah sejajar dengan Food and Drug Administration di Amerika. Para dokter dan ilmuwan dari Rusia telah bekerja bersama para ilmuwan dari 4Life selama beberapa tahun untuk sampai pada pencapaian ini. Persetujuan ini menciptakan peranan baru dari suplemen diet dalam sistem kesehatan di Rusia.
Respon Luar Biasa dari Akademi Ilmuwan Medis Rusia
Di sektor penelitian yang lain dari 4Life Transfer Factor, Dr. Kisielevsky dari Akademi Ilmuwan Medis Rusia menyatakan, “Sampel 4Life [Transfer Factor Advanced Formula] mengaktivasi pembunuh natural aktivitas sel lebih dari obat Interleukin-2 (IL2) yang sebelumnya kami gunakan sebagai standar” Penemuan ini telah menarik perhatian dari International Scientific and Technical Center (ISTC) di Rusia.
Lebih dari separuh perusahaan Bioteknologi di dunia saat ini berkonsentrasi pada produk yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Ini dikarenakan hasil dari penelitian medis akhir-akhir ini menemukan bahwa sebagian besar penyakit yang diderita seseorang diakibatkan oleh gagalnya sistem kekebalan tubuh dalam menghadapi agen-agen penyakit yang menyerang tubuhnya.
Juga adanya akibat tidak langsung dari menurunnya citra pengobatan konvensional dari segi efektivitas dan mahalnya biaya untuk mengatasi berbagai penyakit kronis, terutama yang berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh dan penyakit degenaratif. Juga karena kecenderungan meningkatnya efek samping dari pengobatan konvensional.
Transfer Factor merupakan penemuan yang fenomenal dalam dunia ilmu pengetahuan abad ini. suatu terobosan baru dalam paradigma penyembuhan penyakit dan dalam menjaga kesehatan tubuh dengan aman.
Transfer Factor merupakan product penunjang sistem kekebalan tubuh yang terkuat & terefektive yang dikenal dalam dunia ilmu pengetahuan.
[ Read More ]
Juga adanya akibat tidak langsung dari menurunnya citra pengobatan konvensional dari segi efektivitas dan mahalnya biaya untuk mengatasi berbagai penyakit kronis, terutama yang berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh dan penyakit degenaratif. Juga karena kecenderungan meningkatnya efek samping dari pengobatan konvensional.
Transfer Factor merupakan penemuan yang fenomenal dalam dunia ilmu pengetahuan abad ini. suatu terobosan baru dalam paradigma penyembuhan penyakit dan dalam menjaga kesehatan tubuh dengan aman.
Transfer Factor merupakan product penunjang sistem kekebalan tubuh yang terkuat & terefektive yang dikenal dalam dunia ilmu pengetahuan.
Penggunaan obat antibiotik untuk mengobati infeksi tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Para ahli memperingatkan dokter dan suster untuk lebih berhati-hati dalam memberikan antibiotik dosis tinggi pada anak.
Pemberian yang sangat hati-hati ini berkaitan dengan masalah keselamatan dan kesehatan si anak nantinya.
Penggunaan obat antibiotik dengan tidak benar pada usia muda berisiko menyebabkan kerusakan ginjal atau kehilangan pendengaran.
Pemberian antibiotik yang terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat mempengaruhi efektivitas dan toksisitas dari obat itu sendiri.
Antibiotik yang diberikan harus aman bagi anak yang sedang sakit agar reaksi merugikan yang mungkin timbul dapat diminimalisir. Karenanya orangtua juga harus diberitahu mengenai kemungkinan risiko dari setiap perawatan yang diberikan pada anakinya.
"Karena daya tahan tubuh anak belum terbentuk secara sempurna sehingga setiap tindakan yang diambil harus dipikirkan mengenai risikonya," katanya.
Seperti dikutip dari Irishhealth, antibiotik adalah kelompok obat yang digunakan untuk mengobati berbagai infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Namun antibiotik tidak akan efektif terhadap infeksi yang disebabkan oleh virus.
Jika seseorang mengalami sakit tenggorokan atau flu yang disebabkan oleh virus, maka pengobatan dengan antibiotik hanya sedikit atau tidak memiliki peran sama sekali. Karena sebenarnya penyakit yang disebabkan oleh virus bisa hilang dengan sendirinya jika memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Jadi jika dokter memberikan antibiotik untuk sakit flu itu suatu kekeliruan.
Beberapa antibiotik hanya efektif terhadap bakteri tertentu saja, sebagai contoh antibiotik penisilin bisa diresepkan untuk sakit tenggorokan akibat bakteri streptokokus. Meresepkan antibiotik tergantung dari letak dan tipe dari infeksi yang muncul.
Bakteri memiliki kemampuan untuk mengalami resistensi atau kebal terhadap antibiotik, sehingga penggunaan antibiotik tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Namun antibiotik akan memiliki potensi yang efektif jika digunakan secara tepat.
Beberapa antibiotik ada yang menimbulkan efek samping seperti mual, muntah atau diare akibat perubahan keseimbangan bakteri di dalam usus.
Transfer Factor Pelindung Kesehatan Anak yang Sangat Aman
Transfer Factor tidak berbahaya, benar-benar aman, tidak berasa dan mudah dikonsumsi. Terutama untuk Anak-anak kelihatannya lebih mendapat manfaat dari pemberian Transfer Factor. Transfer Faktor ini biasanya dapat dengan mudah ditambahkan ke susu formula, Jus atau makanan yang dikonsumsi.
Dr David Markowitz, seorang dokter anak yang praktek di Maine baru saja menyelesaikan kajian selama dua belas bulan pengalaman pertamanya memberikan Transfer Factor kepada para pasien anak-anak. Kajian tersebut menemukan bahwa delapan puluh delapan anak-anak yang menggunakan Transfer Factor setiap hari pada dosis yang dianjurkan selama enam bulan atau lebih menunjukan bahwa 74% menunjukkan mengalami penurunan penyakit dan 84 % dilaporkan terjadi penurunan penggunaan antibiotik. Dengan menggunakan ukuran apa pun, hasil ini sangat signifikan. Sama pentingnya adalah kenyataan bahwa tidak ada efek samping yang dilaporkan. Di samping itu, Dr Markowitz menekankan bahwa hasil awal menunjukkan bahwa lebih dari US $ 25.000 dihemat oleh sekelompok orang yang menggunakan Transfer Faktor dari biaya perawatan medis, kunjungan dokter , dan biaya obat-obatan.
[ Read More ]
Pemberian yang sangat hati-hati ini berkaitan dengan masalah keselamatan dan kesehatan si anak nantinya.
Penggunaan obat antibiotik dengan tidak benar pada usia muda berisiko menyebabkan kerusakan ginjal atau kehilangan pendengaran.
Pemberian antibiotik yang terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat mempengaruhi efektivitas dan toksisitas dari obat itu sendiri.
Antibiotik yang diberikan harus aman bagi anak yang sedang sakit agar reaksi merugikan yang mungkin timbul dapat diminimalisir. Karenanya orangtua juga harus diberitahu mengenai kemungkinan risiko dari setiap perawatan yang diberikan pada anakinya.
"Karena daya tahan tubuh anak belum terbentuk secara sempurna sehingga setiap tindakan yang diambil harus dipikirkan mengenai risikonya," katanya.
Seperti dikutip dari Irishhealth, antibiotik adalah kelompok obat yang digunakan untuk mengobati berbagai infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Namun antibiotik tidak akan efektif terhadap infeksi yang disebabkan oleh virus.
Jika seseorang mengalami sakit tenggorokan atau flu yang disebabkan oleh virus, maka pengobatan dengan antibiotik hanya sedikit atau tidak memiliki peran sama sekali. Karena sebenarnya penyakit yang disebabkan oleh virus bisa hilang dengan sendirinya jika memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Jadi jika dokter memberikan antibiotik untuk sakit flu itu suatu kekeliruan.
Beberapa antibiotik hanya efektif terhadap bakteri tertentu saja, sebagai contoh antibiotik penisilin bisa diresepkan untuk sakit tenggorokan akibat bakteri streptokokus. Meresepkan antibiotik tergantung dari letak dan tipe dari infeksi yang muncul.
Bakteri memiliki kemampuan untuk mengalami resistensi atau kebal terhadap antibiotik, sehingga penggunaan antibiotik tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Namun antibiotik akan memiliki potensi yang efektif jika digunakan secara tepat.
Beberapa antibiotik ada yang menimbulkan efek samping seperti mual, muntah atau diare akibat perubahan keseimbangan bakteri di dalam usus.
Transfer Factor Pelindung Kesehatan Anak yang Sangat Aman
Transfer Factor tidak berbahaya, benar-benar aman, tidak berasa dan mudah dikonsumsi. Terutama untuk Anak-anak kelihatannya lebih mendapat manfaat dari pemberian Transfer Factor. Transfer Faktor ini biasanya dapat dengan mudah ditambahkan ke susu formula, Jus atau makanan yang dikonsumsi.
Dr David Markowitz, seorang dokter anak yang praktek di Maine baru saja menyelesaikan kajian selama dua belas bulan pengalaman pertamanya memberikan Transfer Factor kepada para pasien anak-anak. Kajian tersebut menemukan bahwa delapan puluh delapan anak-anak yang menggunakan Transfer Factor setiap hari pada dosis yang dianjurkan selama enam bulan atau lebih menunjukan bahwa 74% menunjukkan mengalami penurunan penyakit dan 84 % dilaporkan terjadi penurunan penggunaan antibiotik. Dengan menggunakan ukuran apa pun, hasil ini sangat signifikan. Sama pentingnya adalah kenyataan bahwa tidak ada efek samping yang dilaporkan. Di samping itu, Dr Markowitz menekankan bahwa hasil awal menunjukkan bahwa lebih dari US $ 25.000 dihemat oleh sekelompok orang yang menggunakan Transfer Faktor dari biaya perawatan medis, kunjungan dokter , dan biaya obat-obatan.
Seluruh tubuh, termasuk DNA Anda, setiap hari mengalami serangan dari berbagai sumber, dari mulai dikarenakan buruknya makanan yang kita konsumsi sampai diakibatkan pengaruh polusi. Semua sel tubuh, termasuk sel-sel otak Anda, semuanya terkena radikal bebas ribuan kali sehari. Proses ini disebut "oksidasi," yang merusak sel-sel Anda.
Konsumsilah antioksidan. Mereka termasuk vitamin dan nutrisi yang khusus mentargetkan radikal bebas.
Makanan, terutama buah-buahan dan sayuran, merupakan sumber perlindung terhadap serangan radikal bebas, dan tubuh Anda sendiri juga menghasilkan pelindun terhadap serangan tersebut . Peran mereka adalah untuk membatasi kerusakan pada sel-sel Anda, yang dapat menghambat serangan penyakit dan proses penuaan.
Glutathione dan katalase adalah antioksidan yang sangat kuat yang dihasilkan didalam sel tubuh - jauh lebih kuat daripada antioksidan yang kita konsumsi.
Penelitian menemukan bahwa dengan mengkonsumsi Transfer Factor maka oksidasi akan berkurang sekitar 35% pada tingkatan sel. Hal ini jauh lebih besar dibandingkan kombinasi dari antioksidan apa pun yang dapat kita konsumsi untuk mengurangi oksidasi.
[ Read More ]
Konsumsilah antioksidan. Mereka termasuk vitamin dan nutrisi yang khusus mentargetkan radikal bebas.
Makanan, terutama buah-buahan dan sayuran, merupakan sumber perlindung terhadap serangan radikal bebas, dan tubuh Anda sendiri juga menghasilkan pelindun terhadap serangan tersebut . Peran mereka adalah untuk membatasi kerusakan pada sel-sel Anda, yang dapat menghambat serangan penyakit dan proses penuaan.
Glutathione dan katalase adalah antioksidan yang sangat kuat yang dihasilkan didalam sel tubuh - jauh lebih kuat daripada antioksidan yang kita konsumsi.
Penelitian menemukan bahwa dengan mengkonsumsi Transfer Factor maka oksidasi akan berkurang sekitar 35% pada tingkatan sel. Hal ini jauh lebih besar dibandingkan kombinasi dari antioksidan apa pun yang dapat kita konsumsi untuk mengurangi oksidasi.







