AKAR PENYEBAB:
Kanker dimulai ketika jumlah sel-sel kanker yang terbentuk lebih cepat penyebarannya dibandingkan dengan sel kanker yang dapat dibunuh/dihancurkan oleh system kekebalan tubuh.
Kanker hanya dapat terus tumbuh dan menyebar diarea diluar jangkauan dari pertahanan system kekebalan tubuh kita.
Sistem kekebalan tubuh adalah pertahanan kita yang pertama dan yang terakhir dalam melawan kanker. Kanker disebabkan oleh kegagalan sistem kekebalan tubuh.
PENGOBATAN:
Pembedahan, radiasi, dan kemoterapy. Tiga macam pendekatan yang diartikan sebagai memotong, membakar dan meracuni ternyata lebih buruk dari penyakit kanker itu sendiri. Ketiga hal tersebut dapat memperburuk kanker.
EFEK Pembedahan:
Sebagian besar orang meyakini bahwa operasi akan menghilangkan “masalah kanker”. Statistik menunjukkan bahwa operasi kenyataannya justru meningkatkan risiko kambuhnya kanker atau terjadinya kematian si penderitanya. (Ahli bedah kanker payudara Michael Baum Lancet 1966).
Dr Yehuda Folkman seorang peneliti Harvard menunjukkan bahwa penyebaran kanker terjadi dengan terbentuknya pembuluh darah baru yang dikenal sebagai angiogenesis yang adalah pembuluh darah yang terbentuk setelah operasi kanker yang membawa darah yang menkondisikan pertumbuhan kanker. (Lancet, 1996:347: 200)
- Kerusakan jaringan, anestesi, nyeri pasca operasi dan stres psikologis membuat bebantambahan pada sistem kekebalan tubuh yang sudah terlalu banyak bekerja dan sudah habis.
- Trauma dan dampak psikologis misalnya pada pengangkatan payudara seperti pada kanker payudara.
- Ketika organ diangkat, mungkin memerlukan hormon permanen atau terapi obat lainnya.
Kemoterapi:
Menggunakan bahan kimia beracun yang mengancam kehidupan,
- Memerlukan biaya yang mahal serta tidak efektif dalam mengontrol penyebaran kanker.
- Efek samping yang lebih buruk daripada penyakit itu sendiri.
- Obat beracun yang digunakan tidak hanya membunuh sel kanker tetapi juga menghancurkan sel-sel yang sehat lainnya yang membuat situasi menjadi lebih buruk.
Radiasi:
Adalah tindakan membombardir tubuh dengan sinar tersebut, yang dalam dosis tinggi dapat mematikan semua sel hidup - dan diketahui dapat menyebabkan kanker pada dosis apapun.
Sebuah singgungan sedikitpun akan ikut membakar sel normal juga.
Sekarang diketahui bahwa jika pasien kanker payudara diperlakukan dengan radiasi, lebih dari 60% dari mereka akhirnya akan terkena kanker paru-paru. (Med. Oncol, 1994; 11: 121-5).
BAGAIMANA CARA Transfer Factor MEMBANTU Penyembuhan KANKER
- Transfer Factor meningkatkan kecerdasan sistem kekebalan tubuh untuk mampu mengenali dan membunuh sel-sel kanker dan sel-sel yang bermutasi.
- Transfer Factor Plus dapat meningkatkan aktivitas Natural Killer sel yang diakui mencapai 437% diatas batas standard dan hanya membunuh sel kanker dan sel yang bermutasi saja.
- Studi Independen di Rusia terhadap 4Life Transfer Factor menyatakan bahwa Transfer Factor Plus mampu membunuh sel kanker hingga 97% dibandingkan dengan Interlukin 2 yang membunuh hingga 88% ( biaya interlukin 2 sekitar Rp 510.000.000 per injeks i) setelah 48 jam.
- Aman dan tidak beracun dengan tidak ada efek samping terhadap kemoterapi ataupun radiasi.
- Memperkuat dan mengatur ketepatan dan kecepatan respon system imun.
- Menginduksi sel-sel Anda untuk menghasilkan antioksidan alami yang kuat (glutathiones) dalam sel Anda guna menetralisir radikal bebas.
- Glutathiones dapat dikonversi menjadi Glutathiones Transverase yang merupakan agen detoksifikasi yang paling kuat.

